Thursday, 13 June 2013

TUGAS IBD PART II

MANUSIA DAN KEBAHAGIAAN


1.1 Definisi Kebahagiaan

Kebahagiaan hidup merupakan sesuatu yang pasti dan menjadi cita – cita semua orang dalam hidupnya. Baik kebahagiaan di dalam berhasil menjalankan tugas dan kewajiban yang baik serta benar maupun keberhasilan dalam menghindari penderitaan. Bahagia dan tidaknya seseorang bisa berangkat dari mampu dan tidaknya orang tersebut memenuhi kebutuhan keinginannya (dalam bentuk positif), berangkat dari kata hatinya yang tulus dan murni.

Bila pemenuhannya bersifat negatif yang sebenarnya bukan kebahagiaan, maka dibalik pemenuhan itu masih terdapat keganjilan yang tidak bisa diterima oleh kata hatinya bahkan hanya bersifat sementara. Karena itu orang yg bahagia ialah orang yang bisa menerima kenyataan hidupnya, bisa menerima segala yang ada pada dirinya. Akan tetapi tetap percaya bahwa dibaik kepahitan pasti ada kesejahteraan yang lebih lama seperti orang minum obat, pahit dikala minumnya tetapi setelah minum hadir kesehatan yang lebih lama dari pahitnya rasa.


1.2 Makna Kebahagiaan

Semua manusia mendambakan kebahagiaan dalam kehidupan. Kalau bisa kebahagiaan dirasakan baik di waktu siang maupun malam, dalam rumah maupun di kantor. Namun tidak semua perjalanan manusia mencari kebahagiaan menemukan jalan dan cara – cara yang benar untuk meraihnya. Dalam islam, pusat segala kebahagiaan adalah saat seseorang bertemu dengan Sang Khaliq. Tentu bukan dengan makna bahwa kita harus mati terlebih dahulu. Memang, ujung dari perjalanan kehidupan akan seperti itu. Tapi bukankah kebahagiaan itu kita dambakan juga di dunia? Lalu bagaimana caranya? Berapa banyak jalan yang harus ditempuh dan dibutuhkan untuk menuju kepada Allah? Sebanyak yang dituntun di dalam dua pedoman dasar hidup kita yaitu Al-Qur’an dan Al-Hadits. Jalan – jalan itu tersimpul di dalam sebuah istilah yang cukup populer, singkat tetapi mencakup segala-galanya yaitu takwa.

Kata takwa bermakna menjauh, menghindar. Yang dihindari atau dijauhi sudah tentu bukan Allah, melainkan segala jalan yang dapat mengantar kepada kemurkaan Allah. Jika sudah ada kesadaran untuk menjauhkan diri dari yang dilarang dan dimurkai, yang ada hanya satu pilihan yaitu mengerjakan segala yang diperintah. Oleh karena itu, jumhur (mayoritas) ulama mendefinisikan takwa yakni upaya maksimal melaksanakan perintah Allah dan menjauhi semua larangan-Nya. Ini adalah prestasi moral yang paling tinggi. Oleh karena itu, Allah memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada mereka yang secara konsisten dan konsekuen menjalankannya.1 Allah Menjelaskan,

“Sesungguhnya orang – orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang bertakwa di antara kamu.” (Q.S.Al-Hujurat: 13) 2


1.3 Tahapan – Tahapan Bahagia

Sejak zaman dahulu hingga sekarang atau bahkan sampai nanti setiap orang selalu berkata “Saya ingin hidup bahagia”. Tapi mereka sendiri tidak tahu tentang sesuatu yang dikatakannya, sesuati yang menjadi tujuan dalam hidupnya dan sesuatu yang sebenarnya ada dalam mereka sendiri. Bahagia memang relatif, hingga wajarlah jika para ahli piker selalu berbeda mendefinisikan dan memberi batasan tentang bahagia. Ada yang mengatkan bahwa bahagia itu identik dengan kesenangan dan kepuasan. Ada yang berpendapat tidak sama. Menurut hemat kita bahagia tidak selalu identik dengan kepuasan dan kesenangan. Karena kepuasan dilakukan atau dialamioleh seseorang tidak berangkat dari kata hati yang tulus akan tetapi berdasarkan nafsu. Atau dengan kata lain sebelum mereka merasakan kepuasan, mereka didahului dengan perbuatan yang disukai oleh nafsu saja sebagai pelampiasan rasa cemas. Berikut tahapan – tahapan bahagia :
  •  Kelezatan dalam hidup
Tahapan kebahagiaan yang pertama ini ialah golongan manusia yang hanya merasakan dan merasakan lezatnya hidup. Dalam hal ini perlu dijelaskan kemestian-kemestian yang pasti terjadi dan dialami oleh setiap orang yaitu makan dan makanan. Tanpa makan orang akan mati, lemas, tidak sehat, pikiran pun sulit dikendalikan. Masalah ini adalah sangat prinsip dan tidak dapat dipisahkan dari hidup manusia.
  •  Perasaan hati
Salah satu penyebab seseorang merasa miskin, rendah, tidak diperhatikan orang lain, dikucilkan dari segala bentuk pergaulan ialah perasaan hati atau perasaan kita sendiri yang menyebabkannya. Akhirnya langkahnya tersendat, cita-citanya terhambat, kebutuhannya tidak terpenuhi dan sebagainya. Kalau perasaan semacam itu hilang maka tidak mustahil gairah akan bangkit, semangat hidup timbul, kekuatan tersusun, keberanian kembali ada di dalam menghadapi segala tantangan hidup yang ada di depannya.
  •  Pemenuhan berumah tangga
Wajar bila manusia dalam hidupnya mempunya kecenderungan untuk hidup berumah tangga. Selain hal itu merupakan tuntutan kebutuhan juga karena kita terlahir di kalangan orang yang hidup berumah tangga. Ada sementara orang yang mengatakan “Seseorang belum sempurna hidupnya bila belum berumah tangga”. Rumah tangga adalah pusat kesenangan dan kebahagiaan dalam hidup. Tapi sekarang tidak sedikit orang yang sudah berumah tangga malah menjadi kacau balau.
  •  Mata Penghidupan
Islam mengajarkan kepada umatnya agar tidak hidup menganggur berpangku tangan mengharapkan jatuhnya bintang dari langit. Juga melarang umatnya hanya semata-mata bekerja mengejar dunia sampai berkelebihan tidak tahu waktu hingga melupakan akhiratnya. Jalan yang terbaik yang ditempuh islam adalah hidup penuh keseimbangan antara dunia dan akhirat, di satu sisi kita mengerjakan urusan dunia karena kita hidup di dunia harus bekerja di sisi lain kita mengerjakan untuk akhiratnya karena pada akhirnya kita nanti.
  •  Tercapainya jihad (perjuangan)
Hidup perlu perjuangan dan perjuangan untuk mempertahankan kelangsungan hidup. Perjuangan sangat kuat sekali bagi seseorang yang kurang memiliki potensi hidup untuk kesejahteraan hari ini dan hari esok. Perjuangan merupakan potensi jiwa dan juga insting manusia untuk mempertahankan dirinya, perjuangan hidup lebih kuat berada di Negara barat atau Negara-negara maju yang persaingan hidup semakin ketat.
  •  Hilangnya masalah yang memberatkan hati
Tidak dapat dipungkiri bahwa manusia sejak Nabi Adam sampai nanti manusia yang paling akhir selama ia masih hidup, baik secara fisik maupun nonfisik bahkan sampai matipun manusia tetap bermasalah. Ada yang mengatakan amasalah itu adalah “Ketidaksesuaian antara harapan dan kenyataan yang terdapat dalam diri manusia yang perlu jalan keluar penyelesaiannya’ karena dapat menghambat datangnya bahagia.


1.4 Sumber Kebahagiaan

Beragam sumber kebahagian dapat diperoleh. Ia dapat diraih dan dirasakan kapan dan dimana saja karena ia tidak mengenal ruang dan waktu. Secara mutlak ia bersumber dari Allah. Allah-lah yang memancarkan cahaya kebahagiaan itu ke seluruh penjuru alam. Oleh karena itu, ia tidak hanya dirasakan oleh manusia saja tetapi oleh seluruh makhluk Allah di muka bumi. Kita dapat memperoleh sumber-sumber kebahagiaan bagi manusia melalui pendapat yang dikemukakan oleh Imam Al-Ghazali, antara lain :
  •  Akal Budi
a. Sempurna Akal
Kesempurnaan akal harus dengan ilmu. Ilmu yang membuat manusia dapat memahami sesuatu. Ilmu yang member kemudahan teknis bagi manusia untuk mengekspresikan nilai-nilai keimanannya. Bahkan, sebuah ibadah kalau tidak diiringi dengan ilmu, ibadah tersebut diragukan kualitasnya.

b. Iffah (Menjaga Kehormatan Diri)
Orang yang berupaya terus-menerus dengan sungguh-sungguh untuk memelihara kesucian hati sehingga tetap tegar dalam menghadapi ujian dan kesulitan-kesulitan hidup. Ia mencoba meraihnya dengan mengawalinya bersikap wara’ dan tawadhu. Dari situ,terbuka tabir-tabir yang menuntun dirinya kea rah sikap dan perbuatan yang diridhai oleh Allah swt. Kebahagiaan hati akan terasa kalau hidup kita diridhai oleh-Nya.

c. Syaja’ah (Berani)
Keberanian dalam menegakkan kebaikan dan menyingkirkan keburukan dengan berbagai resiko dan konsekuensinya. Selain itu, berani mengakui kesalahan diri sendiri dan berani mengakui kelebihan orang lain. Artinya, keberanian bukan ditunjukan pada saat melakukan pelanggaran, seperti membunuh orang lain tanpa hak, berzina, berjudi, berdusta, korupsi, dan lain-lain.

d. Al-‘Adl (Keadilan)
Keadilan adalah meletakkan sesuatu pada tempa dan porsinya. Keserasian dan keteraturan dalam memperlakukan sesuatu dapat menghadirkan kebahagiaan.

  •  Tubuh (Jasmani)
Manusia akan merasakan kebahagiaan jika tubuhnya sehat yakni baik secara fisik maupun psikis, memiliki kekuatan fisik dan ketahanan mental. Memiliki fisik yang gagah dan cantik serta mendapatkan anugerah umur panjang. Sungguh sangat beruntung orang yang sudah diberikan anugerah tubuh yang sempurna lalu disyukurinya dengan mendekatkan diri kepada Allah.
  •  Luar Badan
Yakni sesuatu yang dapat mendatangkan kebahagiaan yang diraih berdasarkan usaha manusia.
a. Kekayaan atau Harta Benda
Kekayaan boleh jadi menjadi sumber kebahagiaan kalau ia digunakan sesuai dengan kehendak Yang Memberi Kekayaan. Namun dapat mendatangkan penderitaan hidup jika ia diarahkan untuk menentang kemauan Allah swt.

b. Keluarga
Silaturrahim yang hidup dan hubungan yang tetap terjalin akan mendatangkan kebahagiaan tersendiri. Misalnya saat semua keluarga berkumpul.

c. Popularitas
Menjadi orang yang terpandang dan terhormat dapat menjadi sumber kebahagiaan selama tidak tersentuh riya dan sum’ah. Yang diharapkan dari kepopuleran dirinya memancarkan sikap dan perilaku hidup yang baik untuk diteladani oleh orang banyak. Dengan banyaknya orang yang meneladani, dengan sendirinya akan mendatangkan kebahagiaan tersendiri.


1.5 Sebab – Sebab Umum Penghalang Bahagia
  •  Perceraian
Langgeng dan berlangsungnya kehidupan rumah tangga merupakan suatu harapan dan tujuan akhir dari sebuah pernukahan yang didukung oleh Islam. Namun tidak semudah kita membalikan telapak tangan untuk mencapainya. Bila ketegaran sudah mulai goyah maka timbulah masalah-masalah yang berat dalam tubuh keluarga itu, lama-kelamaan semakin parah, meruncing hingga tidak ada lagi kedamaian dan kebahagiaan di dalamnya yang akhirnya mengantarkan kepada perceraian.
  •  Kemiskinan
Ketika seseorang tidak mampu dalam memenuhi kebutuhan dalam hidupnya dapat menjadi penghalang untuk mencapai kebahagiaan dalam hidupnya.
  •  Kejahatan
Kejahatan dapat terjadi karena pelanggaran norma-norma hokum dan budaya sebagai pelampias rasa kesal atau tidak puas terhadap kenyataan yang dihadapi. Atau dapat juga dikarenakan seseorang mengalami penderitaan hidup, tekanan-tekanan batin yang tidak saja timbul dari dalam dirinya akan tetapi dari luar dirinya, seperti teman kerja bergaul, teman sekantor, perusahaan dan sebagainya.
  •  Perang
Peperangan adalah problem sosial yang sulit untuk dipecahkan dari pada problem sosial yang lain. Sering dikatakan bahwa peperangan untuk menciptakan perdamaian, tapi anehnya untuk tujuan damai malah tidak aman bahkan sering diwarnai dengan pertumpahan darah yang tidak sedikit memakan sejumlah korban jiwa
  •  Pelanggaran Terhadap Norma Susila
Pelanggaran norma susila, seperti pelacuran dapat mengganggu atau berpengaruh negatif terhadap moralitas atau kepribadia sesorang. Kenakalan remaja juga merupakan pelanggaran terhadap norma dapat menimbulkan keresahan pada kedua orang tua pada khususnya dan masyarkat pada umumnya.

Opini : Kebahagiaan tidak selalu identik dengan kepuasan dan kesenangan. Karena kepuasan dilakukan atau dialami oleh seseorang yang tidak berangkat dari kata hati yang tulus akan tetapi berdasarkan nafsu. Allah-lah yang menciptakan kita, sudah pasti Allah Maha Mengetahui segala kebutuhan kita. Maka manakala kita ingin kebahagiaan dalam hidup, seyogyanya kita kembali kepada segala apa yang Allah perintahkan kepada kita, karena semua yang Allah perintahkan kepada kita pada hakikatnya adalah membawa kebaikan dan kemaslahatan untuk kita yang pasti akan membawa kebahagiaan untuk kita, kebahagiaan dunia dan kebahagiaan akhirat.

Sumber : http://wardonojakarimba.blogspot.com/2011/06/manusia-dan-kebahagiaan.html

Saturday, 18 May 2013

DISKOTIK


Hai, ini tulisan kedua gw. Di cerita sebelumnya gw sempet nyebutin beberapa nama temen-temen gw yang ikut maker, ada  Erna, Wiwi, Iir, Bani, Dafiq, Maher. Jadi gw punya sahabat ngga cuma satu, sahabat gw ada banyak hehe. Semenjak acara maker, kita semua jadi yaa bisa dibilang deket. Yang tadinya ngga pernah main ke kostan gw jadi pada main, sekarang kostan gw selalu rame karna ada mereka semua. Agak kaku sih pas ngobrol karna kita semua belum  tau  lebih dalem dari masing-masing. Pertama gw liat Bani itu gw takut, dia serem kayak preman di teminal-terminal, setelah kenal eh ternyata orangnya konyol suka becanda juga, okey abaikan Bani.

Awalnya gw masih rada-rada takut, bukan takut sih cuma agak sedikit khawatir aja. Gw masih mikir temen-temen baru gw ini pada baik apa engga sifat dan sikapnya, gw takut kalo gw salah nyari temen. Yaa namanya juga dunia perkuliahan jadi wajar aja kalo nyimpen rasa was-was.

Kita semua sering kumpul di kostan gw hanya sekedar ngobrol supaya tau satu sama lain, bukan Cuma ngobrol tapi kita belajar bareng, ngerjain tugas bareng, zona transparan (curhat-curhatan). Waah ada temen baru lagi nih, namnya Vania, Dylan, Andre sama Ilham. Karna sering kumpul, kita namain tempat kostan gw ‘DISKOTIK’ yang artinya disekitar kostan Tika, sebenrnya gw ngekost ngga sendiri, gw ngekost berdua sama Erna. Tapi Erna ngga mau  kalo nama Diskotik ditambahin jadi Diskotiker, disekitar kostan Tika dan Erna, katanya kepanjangan dan katanya juga ngga mau ngerusak nama Diskotik. Akhirnya kita nobatkan nama kostan  ini Diskotik. Emang sih namnya mungkin ngga asing buat kalian, tapi ini ngga seperti dibayangan kalian yaa, ngga ada foya-foya, ngga ada perbuatan menyimpang dan semacemnya. Kita selalu ngelakuin hal yang positif.

Yuuk kita intip siapa aja sih mereka semua ini, kalian pengen kenal juga kaan?
okey kita mulai dari yang punya kostan dulu kali yaa dan selanjutnya temen-temen sekalian.


1. Gw sendiri Tika. Gw simple kok orangnya, ngga banyak omong,  sabar, friendly, rajin, udah ah sgitu aja.

Idola: Iron Man, Harry Potter, Mamayukero&Papayukero










2. Erna. Dia orang yang paling  konyol, gw baru nemuin orang yang kayak dia. Tusuk gigi jadi multifungsi ck. Hobi dia itu gigitin kuku, kalo dikostan ngga ada cemilan  kuku lah sasarannya. Kalo ngomong berantakan, ngga sesuai KBBI.

Idola: Captain America, Dochi PWG.









3. Wiwi. Pertama kali ketemu Wiwi dan Erna kita bertiga langsung nyambung dan akrab, so kalo mana-mana Cuma bertiga, tapi itu dulu pas kita belum deket sama yang lain. Wiwi baik orangnya,cantik tapi ngga banyak gaya. Tapi karna suatu hal Wiwi jadi jarang main ke kostan sekarang, ummm miss you Wiw.

Idola: pacarnya sendiri





4. Vania. Inilah dia sensei kita dikostan, kalo ada kuis, uts, ataupun uas, dialah yang ngajarin kita semua. Dia suka banget-banget sama Korea, kalo dia lagi nonton drama korea di kostan pasti si Erna protes ‘akhhh’. Vania terobsesi punya pacar orang Korea, semoga ada orang Korea yang mau yaa Van hehe. Ohya hobi Vania adalah hibernasi.

Idola: artis-artis Korea, One Piece.







5. Iir. Dia ini paling ribet sama rambutnya, apalagi poninya. Bentar-bentar ‘poni gw rapih ngga?’. Kalo abis kramas paling takut kalo rambutnya kena asep.

Idola: RAN












6. Bani. Seperti yang gw bilang diawal, kalo belum kenal dia pasti takut, kayak preman terminal, suka pake sepatu booth. Nah di takut sama kecoa, kalo dikostan gw ada kecoa pasti nyawa dia udah lari-larian haha. Dia paling dewasa'TUA' diantara kita-kita, kalo curhar sama dia enak, dikasih masukan yang bijak. Ohya dia suka ngga tau diri, download ngga kira-kira sizenya pake wifi orang ck. Kalian bisa panggil dia macem-macem, bisa panggil PK, homo, laknat, comes, terserah kalian yang mau manggil.

Idola: One Piece, Echi







7. Dafiq si Idung. Kadang bikin orang ketawa kadang juga jayus, pencetus ‘aaapa gw ngga bilaaang’. Kalo dia lagi boong, idungnya makin ‘jadi’. Nah ciri khas dia ada jamban lalet di idung, kalo dia ilang gampang dicari.

Idola: Om nya sendiri yaitu Om Komeng










8. Maher. Bule condet yang hobinya beli kaset dvd, dan suka cerita. Kalo cerita suka bohong tapi anak-anak lain tetep dengerin dia cerita, kalo ngga diperhatiin pas dia lagi ngomong pasti yang disebelahnya di toel-toel biar merhatiin dia. Dia juga suka ngasih masukan yang bijak. Dia ngga mau disama-samain sama yang lain. Dia pencetus ‘Terus mau diapain?’

Idola: AVA










9. Dylan. Paling royal kalo ke temen, sering banget bawa makanan ke kostan, beliin es krim, ngajak jalan-jalan. Baiiik bgt orangnya -_- nah Dylan ini pencetus nama 'DISKOTIK'
kalian bisa panggil dia mames, lenjeh, dan lain lain.

Idola: BigBang, SNSD.









10. Andre. Hobinya nyanyi tapi anak-anak langsung pasang headset kalo dia nyanyi. Kerjaannya galauuuu mulu, bisa dibilang galau akut. Kalo kuliah masuknya siang terus, kadang sore pas yang lain mau pada pulang. Karna paginya dia itu siangnya kita, ngerti kan? dia pencetus 'mane tusss'










11. Ilham. Yang biasa disapa pak de. Paling sering dicengin anak ayam, kalo sakit sehari langsung kurus. Suka bawa-bawa anduk kecil kayak kenek angkot. Jago main gitar, lagu apa aja bisa.

Idola: Sungha Jung









Nah itu dia sahabat-sahabat gw. Sbenernya kita ini bukan kelompok atau gerombolan dan semacemnya, kita ini keluarga kedua setelah keluarga yang dirumah. Kadang kita 2 minggu sekali refreshing kemana gitu, hunting foto laah apalaah yang bikin kita semua seneng, kalo ada film yang menurut kita pantes buat ditonton di bioskop yaa kita nonton bareng. Kadang kita punya titik jenuh waktu belajar, makannya kita adain jalan-jalan biar ngga stres.

Kita juga suka silaturahmi ke rumah mereka, yang pernah dikunjungi adalah rumah gw sendiri, rumah Erna, rumah Wiwi, rumah Bani, dan rumah Iir. Rumah yang belum dikunjungi  mungkin lain waktu. Tujuannya adalah untuk menjalin silaturahmi dan makan gratisssss, yap itu tujuannya hehe.

Di kostan gw ada juga sumber wifi, kalo ngga ada wifi gadget  kita ngga bisa berfungsi sepenuhnya, tugas terbengkalai, jadi banyak-banyak berterimakasihlah pada Dylan. Terimakasih Dylan. Tapi yang jadi sumbernya bukan Dylan yaa melainkan gadgetnya haha.

Sempet baca zona transparan kan tadi? Nah disini mau gw jelasin. Zona transparan adalah zona dimana kita semua saling terbuka satu sama lain, dalam artian saling curhat dan saling ngasih input atau masukan. Kalo ada yang punya unek-unek ke temen bebas buat ungkapin, buat apa dipendem yakaan? Yang ada bakal jadi penyakit, mau penyakitan? Ngga kan? Nah zona inilah yang paling tepat. Tepat buat nyelesaiin masalah bareng-bareng tanpa menimbulkan masalah baru, tepat buat berbagi cerita, tepat buat tau satu sama lain, tepat buat ngeluarin unek-unek, tepat buat ngeluarin iar mata, dan tepat buat yang lain-lain.

Ketika ngadain zona transparan tiba-tiba terbesit bayangan buat bikin peraturan. Bukan peraturan sih sebenernya, Cuma yaa perjanjian diantara kita gitu deh. Yang disebut ‘Janji Diskotik’. Masing-masing dari kita nyumbangin kata-kata yang tepat, ngga semua sih Cuma ada 7 janji yang kita rekrut. Yang isinya adalah taramtaramtaraaaaammmmm.

JANJI DISKOTIK:

1. Tidak ada cinta diantara kita
2. Tidak ada yang ditutup-tutupi
3. Selalu ceria tanpa kegalauan dan kesedihan
4. Saling mendukung disetiap kondisi
5. Jangan pernah ada benci diantara kita
6. Tidak ada ke-egoisan
7. Tidak ada individualitas diantara kita


Itulah janji-janji kita, ngga ada maksud buat ngebatesin persahabatan, itu semua buat ngejaga persahabatan kita. Karena status sahabat akan lebih longlast.

Sebesar apapun masalah yang bakal dateng ke kita, gw mohon  sama kalian jangan sampe ada pikiran buat ngehindar ataupun ngejauh dari Diskotik. Kita cari jalan keluar bareng-bareng dan selesaiin masalah bareng-bareng. Kita udah sering ngadepin susah seneng bareng-bareng. Jadi buat apa diadain zona transparan kalo ada masalah cuma diem. Jadi intinya jangan pernah nyimpulin sesuatu dari satu pihak. Masih banyak pihak lain yang bisa bikin suasana jadi lebih baik J

#np Semua Tentang Kita-Peterpan-


Moment-moment disaat kita bersama:

 









Sunday, 12 May 2013

Best Friend Forever



Gw ngga bisa ngira-ngira bakal ketemu siapa nantinya, kenal sama siapa, deket sama siapa,   temenan sama siapa, dan sahabatan sama siapa. Begitu juga kalian, ngga ada yang tau. Semua ini udah ada yang ngatur, tinggal kita yang ngejalanin. Berawal dari unsur ketidaksengajaan. Gw tau semua ini ngga ada yang kebetulan, seperti yang gw bilang tadi semua ini udah diatur. Dibalik ketidaksengajaan itu pasti ada maksud lain yang bakal jadi guru paling berharga buat kita kedepannya.

Dipersingkat aja.  Nama gw Tika, gw kuliah disalah satu Universitas swasta di Depok, gw ambil jurusan Sistem Informasi. Sebenernya gw ngga tau seluk beluk SI ini, ngga tau apa yang dipelajarin dan ngga tau bakal jadi apa nantinya. Sebenrnya gw niatnya mau ngambil Ilmu Komunikasi tapi di brosur ngga ada jurusan  itu, pas mau daftar juga ngga ada Ilmu Komunikasi yang tertera dipilihan  jurusan. Setelah semester dua ternyata gw baru tau  kalo di Universitas tersebut ada Ilmu Komunikasi, nyesek kan???

Okey gw ngga akan bahas banyak tentang kekeliruan gw. Di kampus gw, terutama di jurusan gw ada yang namanya himpunan mahasiswa, gw tertarik buat gabung didalemnya karena ini peluang gw buat dapetin banyak temen. Setelah gw coba buat ikut gabung ternyata lumayan asik. Sampe akhirnya gw ikut acara yang diselenggarain himpunan tersebut, MAKER. Yaap malam keakraban. Katanya sih biar kita tau dasar dari himpunan tersebut biar punya bekel, entahlah itu.

Gw ikut ngga sendirian kok, temen-temen gw (Erna, Wiwi, Prita, Iir, Bani, Dafiq, Maher, Bilal, Dio, dan Angga) juga pada ikut. Hari H kita semua kumpul di kampus dikasih pengarahan sebelum berangkat ke lokasi maker. Disana kita bakal nginep 3 hari 2 malem. Ya seperti pada umumnya disana dikasih banyak materi-materi, yaa lumayan nambah wawasan buat gw. Sampe akhirnya tiba dimalem kedua, di dalem  tenda para peserta dan panitia semua kumpul karena ada materi yang belum dibahas. Karena gw ngantuk jadi gw duduk paling ujung belakang. Tiba-tiba ada cowo duduk disebelah gw. Dia ngajak kenalan terus ngajak ngobrol. Awalnya gw risih karna baru kenal udah sok asik, itu yang pertama. Yang  kedua tiba-tiba dia nanyain tanggal ulang tahun gw, apa maksudnya? Tapi lumayan juga sih ngilangin rasa ngantuk gw, yaudah akhirnya gw ngobrol sama dia dan ada sedikit candaan.

Setelah materi kelar, kita semua disuruh tidur. Entahlah tiba-tiba kakak-kakaknya berubah jadi baik nyuruh kita tidur lebih awal. Tapi gw ada perasaan ngga enak. Dan yaap benar saja kita semua dibangunin dengan tidak wajar. Yang ngebangunin pake toa dan teriak-teriak dibarengi suara ambulance, ok gw shock gw kira ada kebakaran. Ternyata ada acara jurit malam. Yaa you know laah. Ngga serem kok cuma butuh persiapan mental aja, gw ngga mau panjang-panjang  nyeritainnya.

Tiba saatnya hari yang ditunggu-tunggu adalah hari terakhir yaitu pulang. Sebelum pulang ternyata di lapangan ada sandiwara. Gw ngga terlalu mikirin yang penting hari itu juga harus pulang. Stelah sandiwara selesai kita semua turun kebawah karna lokasi agak tinggi, jadi kita jalan kebawah buat nunggu jemputan (tronton). Karna jemputan kita ngaret jadi kita semua nunggu di pos. Gw lagi ngobrol sama temen-temen tiba-tiba dari jauh ada yang manggil, gw samperin ke orangnya ternyata dia yang ngajak gw ngobrol tadi malem. Tanpa basa-basi dia minta nomer handphone gw. Agak ragu sih awalnya tapi yaudahlah apa salahnya saling kenal dalam satu organisasi, akhirnya gw kasih nomer gw ke dia.

Entah beberapa hari setelah maker ternyata dia sms gw, gede juga nyalinya. Dia sms gw karna dia mau minta nomer temen gw. Yaa bisa dibilang gw konektor. Tiap hari gw smsan sama dia, bahas segala macem hal. Mulai dari hobi, cita-cita, movie, lagu, cerita, perdebatan kecil dll. Kita punya kesamaan, kita juga punya perbedaan. Tapi itu semua yang bikin kita banyak belajar. Belajar nerima perbedaan, belajar ngehargain orang lain, belajar jaga sikap, belajar jaga perkataan, dan banyak lagi.

Sampe akhirnya gw  sebut ‘kita’ sahabat. Karna gw udah percaya sama dia akhirnya gw sering berbagi cerita sama dia, walaupun cerita itu seneng ataupun sedih, dia selalu jadi pendengar yang baik dan selalu ngasih masukan atau nasehat-nasehat buat gw. Begitu juga sebaliknya, kalo dia cerita gw jadi pendengar dan tentunya ngasih masukan juga. Tapi kadang kalo dia lagi ada masalah suka dipendem sendiri, dia lebih percaya sama dirinya sendiri. Emang sih ngga semua gw harus tau. Jadi yang bisa gw lakuin pada saat seperti itu adalah diem dan ngebiarin dia sendiri dulu, setelah itu baru gw hibur.

Terkadang itu orang suka iseng. Ngerjain gw, bikin gw bt, bikin masalah baru yang sebenernya ngga perlu dipermasalahin, suka marah-marah ngga jelas, suka songong, suka manja, suka tiba-tiba ngilang, ambekan, masih banyak pokoknya. Pernah suatu ketika gw sama dia ada sedikit problem, biasalah bumbu-bumbu persahabatan ngga selamanya manis. Itu ngga berlangsung lama, tapi sempet gw  diemin sampe beberapa hari , ngga ada maksud buat lari dari masalah, cuma gw ngasih waktu supaya dari masing-masing pihak bisa saling intropeksi diri. Hasilnya yaap bagus sekali, setelah diomongin baik-baik akhirnya kita baikan lagi. Dari masalah itu gw ataupun dia dapet pelajaran baru. Sebisa mungkin gw ngga akan ngelakuin hal yang ngga gw suka ke orang lain.

Oh iya gw mau ceritain sedikit tentang hobi dia. Hobi dia itu hiking, selama gw kenal dia kayaknya dia udah naik gunung empat kali, tapi yang sebenernya mah udah banyak gunung yang di daki sama dia. Pernah pas hari ulang tahun gw dia masih di gunung, kan jahat ngucapinnya 10 hari sbelum gw ulang tahun. Tapi daripada engga sama sekali.

Ternyata kita temenan  udah hampir 8 bulan, baru sebentar kan? Tapi dibalik 8 bulan itu banyak cerita yang ngga bisa gw tulis semua disini. 8 bulan, atau 9, 10, 11, dan bahkan selamanya gw ngga akan mutusin persahabatn ini. Kita bakal nemuin banyak cerita disetiap detikNya, menit, jam, hari, minggu, bulan, tahun, yang ngga bisa dituang dengan kata-kata tapi bisa kita simpen di memory otak, sampe kapanpun J

#np Nothing Last Forever-Maroon5-

Sunday, 31 March 2013

TUGAS IBD



Budaya Suku Banjar

  • ·         Sejarah Suku Banjar
Suku bangsa Banjar (bahasa Banjar: Urang Banjar) atau Oloh Masih adalah suku bangsa atau etnoreligius Muslim yang menempati sebagian besar wilayah Provinsi Kalimantan Selatan, dan sejak abad ke-17 mulai menempati sebagian Kalimantan Tengah dan sebagian Kalimantan Timur terutama kawasan dataran rendah dan bagian hilir dari Daerah Aliran Sungai (DAS) di wilayah tersebut. Suku Banjar terkadang juga disebut Melayu Banjar, tetapi penamaan tersebut jarang digunakan. Suku bangsa Banjar berasal dari daerah Banjar yang merupakan pembauran masyarakat DAS Bahau (koreksi: DAS Bahan/DAS Negara), Das Barito, DAS Martapura dan DAS Tabanio. Sungai Barito bagian hilir merupakan pusatnya suku Banjar. Kemunculan suku Banjar bukan hanya sebagai konsep etnis tetapi juga konsep politis, sosiologis, dan agamis. Sejak abad ke-19, suku Banjar mulai bermigrasi ke banyak tempat di Kepulauan Melayu dan mendirikan kantong-kantong pemukiman di sana.

  • ·         Bahasa
Bahasa Banjar merupakan bahasa ibu Suku Banjar. Bahasa ini berkembang sejak zaman Kerajaan Negara Dipa dan Daha yang bercorak Hindu-Buddha hingga datangnya agama Islam di Tanah Banjar. Banyak kosakata-kosakata bahasa ini sangat mirip dengan Bahasa Dayak, Bahasa Melayu, maupun Bahasa Jawa.

  • ·         Kebudayaan
Keterampilan Mengolah Lahan Pasang Surut
Salah satu keahlian orang Banjar adalah mengolah lahan pasang surut menjadi kawasan budi daya pertanian dan permukiman. Kota Banjarmasin didirikan di atas lahan pasang surut.

  • ·         Rumah Banjar
Rumah Banjar adalah rumah tradisional suku Banjar. Arsitektur tradisional ciri-cirinya antara lain mempunyai perlambang, mempunyai penekanan pada atap, ornamental, dekoratif dan simetris. Rumah tradisonal Banjar adalah tipe-tipe rumah khas Banjar dengan gaya dan ukirannya sendiri mulai berkembang sebelum tahun 1871 sampai tahun 1935. Dari sekian banyak jenis-jenis rumah Banjar, tipe Bubungan Tinggi merupakan jenis rumah Banjar yang paling dikenal dan menjadi identitas rumah adat suku Banjar.
                                                                                            


  • ·         Tradisi lisan
Tradisi lisan oleh Suku Banjar sangat dipengaruhi oleh budaya Melayu, Arab, dan Cina. Tradisi lisan Banjar (yang kemudian hari menjadi sebuah kesenian) berkembang sekitar abad ke-18 yang di antaranya adalah Madihin dan Lamut. Madihin berasal dari bahasa Arab, yakni madah (ﻤﺪﺡ) yang artinya pujian. Madihin merupakan puisi rakyat anonim bertipe hiburan yang dilisankan atau dituliskan dalam bahasa Banjar dengan bentuk fisik dan bentuk mental tertentu sesuai dengan konvensi yang berlaku secara khusus dalam khasanah folklor Banjar di Kalsel. Sedangkan Lamut adalah sebuah tradisi berkisah yang berisi cerita tentang pesan dan nilai-nilai keagamaan, sosial dan budaya Banjar. Lamut berasal dari negeri Cina dan mulanya menggunakan bahasa Tionghoa. Namun, setelah dibawa ke Tanah Banjar oleh pedagang-pedagang Cina, maka bahasanya disesuaikan menjadi bahasa Banjar.

  • ·         Teater
Satu-satunya seni teater tradisional yang berkembang di pulau Kalimantan adalah Mamanda. Mamanda adalah seni teater atau pementasan tradisional yang berasal dari Kalimantan Selatan. Dibanding dengan seni pementasan yang lain, Mamanda lebih mirip dengan Lenong dari segi hubungan yang terjalin antara pemain dengan penonton. Interaksi ini membuat penonton menjadi aktif menyampaikan komentar-komentar lucu yang disinyalir dapat membuat suasana jadi lebih hidup.
Bedanya, Kesenian lenong kini lebih mengikuti zaman ketimbang Mamanda yang monoton pada alur cerita kerajaan. Sebab pada kesenian Mamanda tokoh-tokoh yang dimainkan adalah tokoh baku seperti Raja, Perdana Menteri, Mangkubumi, Wazir, Panglima Perang, Harapan Pertama, Harapan kedua, Khadam (Badut/ajudan), Permaisuri dan Sandut (Putri).
Tokoh-tokoh ini wajib ada dalam setiap Pementasan. Agar tidak ketinggalan, tokoh-tokoh Mamanda sering pula ditambah dengan tokoh-tokoh lain seperti Raja dari Negeri Seberang, Perompak, Jin, Kompeni dan tokoh-tokoh tambahan lain guna memperkaya cerita.
Disinyalir istilah Mamanda digunakan karena di dalam lakonnya, para pemain seperti Wazir, Menteri, dan Mangkubumi dipanggil dengan sebutan pamanda atau mamanda oleh Sang Raja. Mamanda secara etimologis terdiri dari kata “mama” (mamarina) yang berarti paman dalam bahasa Banjar dan “nda” yang berarti terhormat. Jadi mamanda berarti paman yang terhormat. Yaitu “sapaan” kepada paman yang dihormati dalam sistem kekerabatan atau kekeluargaan.

  • ·         Musik
Salah satu kesenian berupa musik tradisional khas Suku Banjar adalah Musik Panting. Musik ini disebut Panting karena didominasi oleh alat musik yang dinamakan panting, sejenis gambus yang memakai senar (panting) maka disebut musik panting. Pada awalnya musik panting berasal dari daerah Tapin, Kalimantan Selatan. Panting merupakan alat musik yang dipetik yang berbentuk seperti gabus Arab tetapi ukurannya lebih kecil. Pada waktu dulu musik panting hanya dimainkan secara perorangan atau secara solo. Karena semakin majunya perkembangan zaman dan musik panting akan lebih menarik jika dimainkan dengan beberapa alat musik lainnya, maka musik panting sekarang ini dimainkan dengan alat-alat musik seperti babun, gong,dan biola dan pemainnya juga terdiri dari beberapa orang. Nama musik panting berasal dari nama alat musik itu sendiri, karena pada musik panting yang terkenal alat musik nya dan yang sangat berperan adalah panting, sehingga musik tersebut dinamai musik panting. Orang yang pertama kali memberi nama sebagai musik panting adalah A. SARBAINI. Dan sampai sekarang ini musik panting terkenal sebagai musik tradisional yang berasal dari Kalimantan Selatan.
Selain itu, ada sebuah kesenian musik tradisional Suku Banjar, yakni Musik Kentung. Musik ini berasal dari daerah Kabupaten Banjar yaitu di desa Sungai Alat, Astambul dan kampung Bincau, Martapura. Pada masa sekarang, musik kentung ini sudah mulai langka. Masa dahulu alat musik ini dipertandingkan. Dalam pertandingan ini bukan saja pada bunyinya, tetapi juga hal-hal yang bersifat magis, seperti kalau dalam pertandingan itu alat musik ini bisa pecah atau tidak dapat berbunyi dari kepunyaan lawan bertanding.

  • ·         Tarian
Seni Tari Banjar terbagi menjadi dua, yaitu seni tari yang dikembangkan di lingkungan istana (kraton), dan seni tari yang dikembangkan oleh rakyat. Seni tari kraton ditandai dengan nama “Baksa” yang berasal dari bahasa Jawa (beksan) yang menandakan kehalusan gerak dalam tata tarinya. Tari-tari ini telah ada dari ratusan tahun yang lalu, semenjak zaman hindu, namun gerakan dan busananya telah disesuaikan dengan situasi dan kondisi dewasa ini. Contohnya, gerakan-gerakan tertentu yang dianggap tidak sesuai dengan adab islam mengalami sedikit perubahan.








  • ·         Kuliner
Masakan tradisional Banjar diantaranya: sate Banjar, soto Banjar, kue bingka dan lain-lain.