Tuesday, 25 March 2014

Hal-hal yang Memperlambat Program Diet Kamu

Sudah melakukan diet tapi badan tetap melar ? Mungkin ada yang salah dengan program diet kamu, pelajari disini yuk Girls tentang beberapa hal yang menghambat program diet kamu.

Oleh dr. Ryan Thamrin

Tubuh tetap fit – sehat dan ideal merupakan dambaan semua orang, cewe maupun cowo. Karena dengan tubuh sehat dan ideal, kita dapat melakukan aktifitas apapun dan lebih percaya diri dalam setiap penampilan. Tidak heran jika dari setiap kita punya program masing-masing untuk memperoleh kondisi tubuh sehat dan ideal tadi. Disamping olahraga, management stres yang baik dan istirahat cukup, tentunya kontrol schedule diet merupakan program wajib untuk mencapai ‘goal’ tersebut.

Terkadang kita merasa telah berjuang keras melakukan diet tapi berat badan tak kunjung turun. Putus asa adalah terminal dari program diet tanpa mengevaluasi terlebih dahulu akan kegagalan program tersebut. Biasanya hal ini disebabkan karena adanya kesalahan yang seringkali tanpa disadari dalam menjalankan diet. Berikut ada beberapa kesalahan dalam diet yang sering dilakukan diantaranya :
  1. Mengurangi jumlah atau porsi makanan. Hal ini seringkali dilakukan oleh para pelaku diet, dengan melewati salah satu jam makan seperti sarapan atau makan malam. Padahal sarapan penting sebagai energi utama untuk melakukan aktivitas sepanjang hari dan menghindari konsumsi gula atau lemak berlebihan di saat lapar.
  2. Batasi Makan makanan tertentu. Diet yang menganjurkan untuk tidak makan karbohidrat atau lemak sama sekali, dan hanya mengkonsumsi buah dan sayur saja tidak baik untuk kesehatan. Karena kebutuhan tubuh akan vitamin dan mineral tidak akan tercukupi, terutama untuk usia remaja. Tubuh masih membutuhkan asupan kalori dan nutrisi yang seimbang untuk menjaga kesehatan. Pilihkan makanan yang rendah lemak daripada tidak makan lemak sama sekali.
  3. Konsumsi kalori terlalu rendah. Untuk cewe, tubuh memerlukan sekitar 2000 kalori setiap harinya, sedangkan cowo membutuhkan sekitar 2500 kalori. Apabila kalori yang masuk dibatasi hingga sekitar 1000 kalori atau bahkan kurang, justru akan menyebabkan rendahnya metabolisme tubuh dan mengalami anemia.
  4. Tidak olahraga. Padahal olah raga dapat meningkatkan metabolisme tubuh yang membantu proses pembakaran lemak dan kalori, berat badan pun akan lebih cepat turun. Awalnya kita akan berfikir malas untuk memulai olahraga tapi jika kita merasakan langsung manfaatnya dan enjoy dengan olahraga yang kita lakukan, yakinlah kamu akan berhasil.
  5. Konsumsi salad. Mengkonsumsi salad memang baik, namun patut diingat bahwa mayonnaise yang menyertai salad juga mengandung lemak yang cukup tinggi.
  6. Tidak minum susu. Mengkonsumsi susu setiap hari tetap dibutuhkan, terutama susu rendah lemak berkalsium tinggi karena dapat menguatkan tulang dan melengkapi nutrisi tubuh.
  7. Berat badan turun drastis. Sebaiknya berat badan yang turun tidak lebih dari 1-2 kg dalam seminggu karena dapat menimbulkan komplikasi kesehatan yang lain, seperti hati dan ginjal, yang dipaksa untuk bekerja lebih keras untuk menggantikan cadangan glukosa dalam darah. Hal ini pun dapat mengganggu kesehatan kita. Tetap berusaha dan menghargai kerja keras anda adalah suatu hal yang baik dibanding dengan nilai turun atau naiknya berat badan.


Nama: Bibit Nur Atikah
Kelas: 2KA19
NPM: 11112456

TEORI ORGANISASI UMUM 2

TEAMWORK

Pengertian team work/kerjasama

Pengertian teamwork/kerjasama, team work berasal dari bahasa asing teridiri dari dua kata team dan work. team adalah sekumpulan orang yang terdiri atas dua, lima hingga sepuluh. work berarti kerja atau kegiatan yang di jalankan setiap individu yang telah terpenuhi syarat kesepahaman di dalam team itu sendiri.

Peranan team work sangat besar kontribusinya bagi tercapainya target /goal dari suatu organisasi. Dalam suatu organisasi tanpa adanya team work yang tangguh, selain terbuka peluang menuju kegagalan hasilnya pun tidak akan sesuai dengan apa yang di harapkan. "great achievement is usually born of great sacrifice and never the result of selfishness" untuk membangun team work yang tangguh maka:
  1. VISI DAN MISI, semua orang yang terlibat dalam team work harus benar-benar memahami dan mengerti dengan baik visi dan misi organisasi.
  2. SALING PERCAYA, siapapun yang terlibat dalam suatu team work harus mau membuka diri /transparan. yang namanya rahasia,sedini mungkin di sirnakan.
  3. KESATUAN, selalu tekankan dalam team work bahwa kita adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan.ibarat sapu lidi, jika bersatu akan memberikan manfaat tetapi jika di pisahkan, manfaat akan sirna.
  4. SALING MENGHORMATI, di karnakan team work adalah satu kesatuan yang tidak terpisah maka setiap orang yang berbeda dalam team work memiliki fungsi memiliki peranan yang penting.
  5. POSITIVE THINKING, ini adalah salah satu hal yang fundamental yang harus di miliki oleh team work, yang menilai baik atau tidaknya diri seseorang adalah di dasarkan oleh apa yang di kontribusikan dan buka semata-mata hanya oleh penampilan luar.
  6. KERJASAMA, karena ini adalah untuk kepentingan bersama maka sudah seyogyanya bentuk dari kerja sama yang di berikan adalah kerja sama yang tulus ikhlas.
  7. RELA BERKORBAN, makna dari rela berkorban adalah selain korban dalam bentuk materi tapi juga waktu dan perasaan.

 

Contoh teamwork 

  1. Olahraga - kita dapat mengambil contoh adanya teamwork yang baik seperti di bidang olahraga basket, sepakbola, bola voli atau jenis olahraga beregu lainnya. Dapat kita lihat adanya struktur yang terorganisir antar pemain dan pelatih. Para pemain saling bekerjasama meskipun masing-masing pemain memiliki posisi dan tugas yang berbeda dan terlibat langsung dalam pertandingan, sedangkan pelatih bertugas untuk memotivasi pemain dan menyusun strategi dari luar lapangan (tidak terlibat langsung) untuk kemudian dikoordinasikan kepada setiap pemain atau kapten tim.
  2. Musicakan lebih mudah untuk dipahami jika saya mengambil contoh sebuah orkestra dimana setiap pemainnya juga memiliki tugas yang berbeda sesuai dengan alat musik yang dikuasainya. Seluruh pemain orkestra memainkan suatu alunan music mengikuti arahan seorang dirigen sehingga tercipta sebuah simponi yang enak didengar dari gabungan berbagai macam suara alat music yang berirama.

Daftar pustaka:
http://pengertiandarii.blogspot.com/2013/06/pengertian-manajemen-team-workkerjasama.html#.UzF2Qc6im_I
http://jonathansulistyo.wordpress.com/tag/teamwork/


Nama: Bibit Nur Atikah
Kelas: 2KA19
NPM: 11112456

Monday, 17 March 2014

Hanya Ingkar Kata Hati

Mungkin terlalu cepat untuk menyebut kita sahabat, terlalu cepat aku mengambil keputusan, terlalu cepat pula jika harus berakhir sekarang. Tidak, sebenarnya belum berakhir, hanya saja aku yang memulai supaya ini cepat berakhir.

Mungkin dulu pernah terucap janji dari mulutku, janji yang seharusnya ditepati tapi aku yang ingkar. Janji yang akan jaga 'persahabatan' ini, janji tidak akan memutuskan 'persahabatan' ini, dan masih ada lagi.

Aku juga tidak menyesal pernah  berjanji seperti itu, aku hanya menyesal jika aku sendiri yang mengingkarinya. Aku tahu pasti ada yang merasa kecewa dengan sikapku, tapi inilah keputusanku. Setidaknya aku pernah merasakan berjuang sendiri untuk mempertahankannya.

Mungkin kamu sadar akhir2 ini aku menghindar, aku punya alasan apa yang aku lakukan.
Apa kamu juga punya alasan kenapa kamu selalu muncul ketika aku sedang mencoba 'berjalan' lagi? Seperti sengaja membuat langkah kaki jalan ditempat. Seharusnya kamu membiarkanku berjalan cari tempat lain.
Dulu aku bersedia jadi tempatmu mengeluh tentang ini itu, tempatmu bercerita, tempatmu tertawa dan tempat2 lainnya. Maaf aku tidak seperti dulu, aku berubah menjadi orang asing dimatamu.  Tenang, ini semua tidak ada yang salah denganmu. Ini semua karna aku terlalu membawa perasaan, perasaan yang tidak biasa. Aku terlalu nyaman dengan sikapmu, aku juga terlalu takut untuk mengatakannya, sehingga sulit untuk mendapatkan makna 'saling' diantara kita.
Terimakasih sudah pernah mengatakan isi hatimu didepanku, walaupun yang kamu ucap dulu sudah tidak kamu rasakan lagi sekarang. Mungkin dulu2 aku yang terlalu ge'er, karena aku merasa bisa membuat kamu tersenyum, tertawa, semangat, dan nyaman. Ternyata itu hanya ge'er semata.

Tapi terkadang aku ingat betapa bersalahnya dan lucunya kamu jika tidak bisa mengantar aku pulang kerumah sepulang kuliah hari sabtu, betapa seriusnya kamu ketika menonton film yang kamu suka, betapa senangnya kamu dengan hobimu, betapa pintarnya kamu terlihat baik2 saja didepan banyak orang. Masih banyak yang aku ingat.
Dari kamu aku banyak belajar.    
Setiap cerita yang kita goreskan dikehidupan kita dulu, tidak ada niat sedikitpun untuk aku melupakannya, hanya saja aku tidak harus mengingatnya terus menerus. Aku biarkan tersusun rapih diantara tumpukan kenangan yang lain.

#np Tahu Diri-Maudy Ayunda

Monday, 20 January 2014

TEORI ORGANISASI UMUM PART III

STRUKTUR ORGANISASI DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PERUSAHAAN BISNIS

  • Pengertian Struktur Organisasi
Organisasi menurut Herbert A. Simon, Donald W. Smithburg, dan Victor A. Thompson, Organisasi adalah suatu sistem terencana mengenai usaha kerjasama dalam mana setiap peserta mempunyai peranan yang diakui untuk dijalankan dan kewajiban-kewajiban atau tugas-tugas untuk dilaksanakan. Ada beberapa bagian dari organisasi, yaitu:
  1. The Operating Core. Yang termasuk disini adalah para pegawai yang melaksanakan pekerjaan dasar yang berhubungan dengan produksi barang dan jasa.
  2. The Strategic Apex. Yang termasuk di dalam bagian ini adalah manajer tingkat puncak (top management).
  3. The Middle Line. Yang termasuk di dalam bagian ini adalah para manajer yang menjembatani manajer tingkat atas dengan bagian operasional.
  4. The Technostructure. Yang termasuk dalam bagian ini adalah mereka yang diserahi tugas untuk menganalisa dan bertanggung jawab terhadap bentuk standarisasi dalam organisasi.
  5. The Support Staff. Yang termasuk disini adalah orang-orang yang memberi jasa pendukung tidak langsung terhadap organisasi ( orang-orang yang mengisi unit staff).
Organisasi menurut Richard Farace, Peter Monge dan Hamish Russel adalah suatu sistem yang terdiri atas dua orang (atau lebih), ada saling ketergantungan, input, proses dan output, kelompok ini berkomunikasi dan bekerjasama untuk menghasilkan hasil akhir dengn menggunakan energi, informasi dan bahan-bahan lain dari lingkungan (Kadar Nurjaman,S.E., MM dan Khaerul Umam,SIP.,M.AG.,M.SI, 68).

  • Implementasi Struktur Organisasi dalam Perusahaan Bisnis
Pada sebuah perusahaan, pembuatan struktur organisasi perusahaan bukan hanya sekedar menggambarkan deskripsi terhadap wewenang dan tugas karyawan dalam sebuah organisasi tapi juga memberikan gambaran yang jelas terhadap kejelasan tanggung jawab, kejelasan kedudukan, dan kejelasan tugas.
Gambaran Struktur Organisasi Perusahaan
Meskipun tidak bisa disamaratakan, namun pada dasarnya ada beberapa fungsi perusahaan yang ditunjukkan dalam struktur organisasi perusahaan yang harus ada. Mengingat posisi tersebut memiliki peran penting dalam proses berjalannya sebuah organisasi perusahaan.

  • Fungsi atau Kegunaan Struktur dalam Organisasi
  1. Kejelasan Tanggung Jawab. Setiap anggota organisasi harus bertanggung jawab dan apa yang harus dipertanggungjawabkan. Setiap anggota organisasi harus bertanggung jawab kepada pimpinan atau atasan yang memberikan kewenangan, karena pelaksanaan kewenangan itu yang harus dipertanggungjawabkan.
  2. Kejelasan Kedudukan. Kejelasan kedudukan seseorang dalam struktur organsisasi sebenarnya mempermudah dalam melakukan koordinasi maupun hubungan karena adanya keterkaitan penyelesaian suatu fungsi yang dipercayakan kepada seseorang.
  3. Kejelasan Uraian Tugas. Kejelasan uraian tugas dalam struktur organisasi sangat membantu pihak pimpinan untuk melakukan pengawasan dan pengendalian, dan bagi bawahan akan dapat berkonsentrasi dalam melaksanakan suatu pekerjaan karena uraiannya yang jelas.
  •             Elemen Utama Struktur Organisasi
  1. Diferensiasi Horizontal
    Penyebab terjadinya diferensiasi horizontal adalah berkembangnya beragam unit dalam organisasi berdasarkan orientasi pekerjaan, sifat tugas-tugas di dalamnya, serta latar pendidikan dan pelatihan yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas tersebut. Ketika organisasi membutuhkan unit-unit yang beragam untuk melaksanakan berbagai pekerjaan yang dibutuhkan dalam rangka mencapai tujuan-tujuan organisasi, pada saat itu pula terjadi diferensiasi horizontal.
    Bentuk spesialisasi ada dua, yaitu spesialisasi fungsional dan spesialisasi sosial. Spesialisasi fungsional dilakukan dengan cara memecah-mecah pekerjaan menjadi tugas-tugas sederhana. Jadi, yang dispesialisasi adalah pekerjaannya. Contohnya, pekerjaan merakit mobil dipecah-pecah menjadi rangkaian pekerjaan yang lebih sederhana, dan masing-masing dikerjakan oleh orang yang berbeda.
    Sebaliknya, spesialisasi sosial merujuk pada spesialisasi orang. Artinya, organisasi merekrut seseorang yang ahli untuk melakukan jenis-jenis pekerjaan tertentu yang bersifat khusus. Misalnya, menggunakan analisis pasar untuk mengamati dan membuat prediksi perkembangan pasar.
  2. Diferensiasi Vertikal
    Diferensiasi horizontal dan vertikal sebenarnya berhubungan erat. Meningkatnya diferensiasi horizontal biasanya selalu dibarengi dengan kebutuhan untuk mengontrol aktivitas yang kian beragam. Organisasi kemudian menambah lapisan pengawas atau supervisor (untuk mengawasi lapisan pekerja) atau manajer (untuk mengawasi supervisor atau manajer level bawah). Hal ini dengan sendirinya menambah diferensiasi vertikal. Jadi, diferensiasi vertikal adalah gambaran dari lapisan-lapisan hierarki dalam organisasi.
  3. Diferensiasi Spasial
    Diferensiasi spasial menggambarkan sejauh mana fasilitas dan personel organisasi tersebut secara geografis. Organisasi yang memiliki sejumlah kantor dan/atau personal yang tersebar dalam rentang geografis yang luas, tentunya akana menghadapi kompleksitas yang lebih tinggi daripada organisasi yang hanya berpusat pada satu atau beberapa lokasi.
  • Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi pembuatan struktur organisasi :

  1. Strategi organisasi pencapaian tujuan.
  2. Perbedaan teknologi yang digunakan untuk memproduksi output akan membedakan bentuk struktur organisasi.
  3. Kemampuan dan cara berpikir para anggota serta kebutuhan mereka juga lingkungan sekitarnya perlu dipertimbangkan dalam penyusunan struktur perusahaan.
  4. Besarnya organisasi dan satuan kerjanya mempengaruhi struktur organisasi.
Pada penerapan unsur-unsur yang dipertimbangkan dalam membuat rangkaian sruktur organisasi tersebut, menghasilkan kebutuhan yang berbeda antara satu perusahaan ke perusahaan yang lain, membentuk jenis struktur organisasi dalam kaitannya terhadap tugas dan wewenang  menjadi beberapa tipe yaitu :
  1. Struktur organisasi lini
    Struktur organisasi ini,  menggambarkan secara jelas wewenang dari atasan yang digariskan secara vertikal kepada bawahan. Begitu juga sebaliknya, tanggung jawab dari bawahan akan diberikan secara langsung kepada atasan yang memberi perintah. Organisasi lini banyak dipakai oleh organisasi yang masih kecil, dengan jumlah karyawan sedikit dan spesialisasi pekerjaan masih sederhana.
  2. Struktur Organisasi Fungsional
    Pada struktur organisasi fungsional awalnya diciptakan oleh F.W.Taylor. Konsep struktur ini asal berasal dari adanya pimpinan yang tidak mempunyai bawahan secara jelas dan setiap atasan mempunyai wewenang dalam memberikan perintah kepada setiap bawahan, sepanjang masih ada hubungan terhadap fungsinya. Jadi, setiap pegawai bisa mempunyai atasan lebih dari satu dan berbeda.
  3. Struktur organisasi Garis Dan Staf
    Seperti namanya, struktur organisasi ini merupakan metode kombinasi yang di kembangkan oleh Harrington Emerson. Pada umumnya banyak digunakan pada organisasi yang besar, dengan bidang tugas yang beragam dan jumlah karyawan yang banyak sehingga pimpinan tidak bisa bekerja sendiri, tapi memerlukan bantuan staf. Staf disini merupakan orang yang ahli dalam bidang tertentu untuk memberikan nasihat pada pimpinan pada bidang tersebut.

Nama: Bibit Nur Atikah
Kelas : 2KA19
NPM : 11112456

Friday, 18 October 2013

TEORI ORGANISASI UMUM PART II

Bekerjasama dalam Kelompok (Team Work)



Pengertian kerja sama


Kerja sama adalah sebuah sistem pekerjaan yang kerjakan oleh dua orang atau lebih untuk mendapatkan tujuan yang direncanakan bersama. Kerja sama dalam tim kerja menjadi sebuah kebutuhan dalam mewujudkan keberhasilan kinerja dan prestasi kerja. Kerja sama dalam tim kerja akan menjadi suatu daya dorong yang memiliki energi dan sinergisitas bagi individu-individu yang tergabung dalam kerja tim. Komunikasi akan berjalan baik dengan dilandasi kesadaran tanggung jawab tiap anggota.

Setiap tim maupun individu sangat berhubungan erat dengan kerja sama yang dibangun dengan kesadaran pencapaian prestasi dan kinerja. Dalam kerja sama akan muncul berbagai penyelesaian yang secara individu tidak terselesaikan. Keunggulan yang dapat diandalkan dalam kerja sama pada kerja tim adalah munculnya berbagai penyelesaian secara sinergi dari berbagai individu yang tergabung dalam kerja tim.

Kontribusi tiap-tiap individu dapat menjadi sebuah kekuatan yang terintegrasi. Individu dikatakan bekerja sama jika upaya-upaya dari setiap individu tersebut secara sistematis terintegrasi untuk mencapai tujuan bersama. Dalam mencapai tujuan bersama, kerja sama memberikan manfaat yang besar bagi kerja tim. Biasanya organisasi berbasis kerja tim memiliki struktur yang ramping. Oleh sebab itu, organisasi akan bisa merespons dengan cepat dan efektif lingkungan yang cepat berubah (West, 2002).



Tahap-tahap Pembentukan Kelompok

Model pembentukan suatu kelompok pertama kali diajukan oleh Bruce Tackman (1965). Teori ini dikenal sebagai salah satu teori pembentukan kelompok yang terbaik dan menghasilkan banyak ide-ide lain setelah kosep ini dicetuskan.

Tahap 1 - Forming
Pada tahap ini kelompok baru saja dibentuk dan diberikan tugas. Anggota kelompok cenderung untuk bekerja sendiri dan walaupun memiliki itikad baik namun mereka belum saling mengenal dan belum saling percaya.

Tahap 2 - Storming
Kelompok mulai mengembangkan ide-ide berhubungan dengan tugas-tugas yang mereka hadapi. Mereka membahas isu-isu semacam masalah yang harus mereka selesaikan. Anggota kelompok saling terbuka dan mengkonfrontasi ide-ide dan perspektif mereka masing-masing. Pada beberapa kasus, tahap storming cepat selesai. Namun ada pula yang mandenk pada tahap ini.

Tahap 3 - Norming
Terdapat kesepakatan dan konsensus antara anggota kelompok. Peranan dan tanggung jawab telah jelas. Anggota kelompok mulai dapat mempercayai satu sama lain seiring dengan mereka melihat kontribusi masing-masing anggota untuk kelompok.

Tahap 4 - Performing
Kelompok dalam tahap ini dapat menyelesaikan pekerjaan dengan lancar dan efektif tanpa ada konflik yang tidak perlu dan supervisi eksternal. Anggota kelompok saling bergantung satu sama lainnya dan mereka saling respect dalam berkomunikasi.

Tahap 5 - Adjourning dan Transforming
Tahap dimana proyek berakhir dan kelompok membubarkan diri. Kelompok bisa saja kembali pada tahap mana pun ketika mereka mengalami perubahan.



Kekuatan Team Work

Teamwork atau kerja sama tim merupakan bentuk kerja kelompok yang bertujuan untuk mencapai target yang sudah disepakati sebelumnya. Harus disadari bahwa teamwork merupakan peleburan berbagai pribadi yang menjadi satu pribadi untuk mencapai tujuan bersama. Tujuan tersebut bukanlah tujuan pribadi, bukan tujuan ketua tim, bukan pula tujuan dari pribadi paling populer di tim.

Berikut poin-poin team work yang baik:
  1. Teamwork adalah kerjasama dalam tim yang biasanya dibentuk dari beragam divisi dan kepentingan.
  2. Sama-sama bekerja bukanlah teamwork, itu adalah kerja individual.
  3. Filosofi teamwork: ‘saya mengerjakan apa yang Anda tidak bisa dan Anda mengerjakan apa yang saya tidak bisa.
  4. Ketika berada dalam teamwork, segala ego pribadi, sektoral, deparmen harus disingkirkan.
  5. Dalam teamwork yang dikejar untuk dicapai adalah target bersama, bukan individual.
  6. Keragaman individu dalam teamwork memang sebuah nilai plus namun bisa menjadi minus jika tidak ada saling pengertian.
  7. Saling pengertian terhadap karakter masing-masing anggota team akan menjadi modal sukses bersama.
  8. Jika setiap orang bekerjasama via bidang masing-masing, target korporasi pasti akan segera terealisasi.
  9. Individu yang egois mengejar target pribadi akan menghambat keberhasilan team. Bayangkan jika si A mengejar target A & si B mengejar target B, lalu target bersama bermuara kemana?
  10. Keahlian masing-masing sungguh menjadi anugerah dalam teamwork yang akan mempercepat proses pencapaian target.
  11. Kendalikan ego dan emosi saat bersama agar pergesekan tidak berujung pada pemboikotan kerjasama.
  12. Dengan pemahaman yang tinggi soal karakter individu dalam team, realisasi target tidak perlu waktu yang lama.
  13. Ingatlah selalu bahwa: ‘teamwork makes the dream work’.




Implikasi Manajerial

Menurut kamus besar Bahasa Indonesia, kata Implikasi berarti akibat. Kata Implikasi sendiri dapat merujuk ke beberapa aspek yaitu salah satunya yang dibahas saat ini adalah manajerial atau manajemen.

Dalam manajemen terdapat 2 implikasi yaitu :

1. Implikasi prosedural meliputi tata cara analisis, pilihan representasi, perencanaan kerja dan formulasi kebijakan.
2. 
Implikasi kebijakan meliputi sifat substantif, perkiraan ke depan dan perumusan tindakan.

  
      Reff:


    Nama : Bibit Nur Atikah
    Kelas : 2KA19
    NPM  : 11112456

Friday, 4 October 2013

TEORI ORGANISASI UMUM



Pengertian Ilmu Organisasi

Definisi organisasi menurut buku "Ilmu Organisasi"


Ilmu organisasi merupakan sistem pengetahuan, dimana dengan pengetahuan itu manusia dapat mengetahui struktur tata-pembagian kerja dan struktur tata-hubungan kerja sehingga mampu menerapkan prinsip-prinsip atau azas-azas organisasi secara tepat. Oleh karena itu tujuan pokok ilmu organisasi ialah terselenggaranya suatu bentuk kerjasama itu dengan sebaik-baiknya sehingga tujuan bersama dapat tercapai secara efisian dan efektif.

Daftar Pustaka :
Wursanto.Ig 2005.ilmu organisasi.yogya 2005.
halaman : 3


Arti Organisasi, Ciri-Ciri, dan Tujuan Masuk Organisasi


Pengertian organisasi merupakan sekumpulan orang-orang yang disusun dalam kelompok-kelompok, yang bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama, Organisasi adalah system kerjasama antara dua orang atau lebih, atau organisasi adalah setiap bentuk kerjasama untuk pencapaian tujuan bersama, organisasi adalah struktur pembagian kerja dan struktur tata hubungan kerja antara sekelompok orang pemegang posisi yang bekerjasama secara tertentu untuk bersama-sama mencapai tujuan tertentu.



1. Organisasi Menurut StonerOrganisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan orang-orang di bawah pengarahan manajer (pimpinan) untuk mengejar tujuan bersama.2. Organisasi Menurut James D. MooneyOrganisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.3. Organisasi Menurut Chester I. Bernard

Organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.


Ciri-Ciri Organisasi:

1. Sebagai wadah atau tempat untuk bekerjasama
2. Proses kerjasama sedikitnya antar dua orang
3. Jelas tugas kedudukannya masing-masing
4. Ada tujuan tertentu





Tujuan Masuk Organisasi :

1. Kelompok dapat memberikan perlindungan sehingga orang tersebut merasa aman.
2. Kelompok dapat membantu mengatasi berbagai macam persoalan yang dihadapi oleh seseorang, baik masalah yang menyangkut bidang ekonomi, politik, hukum dan sebagainya.
3. Kelompok dapat memberikan dorongan dan semangat (motivasi) kepada seseorang.
4. Kelompok dapat memberikan bimbingan dan pengarahan dalam rangka meningkatkan prestasi seseorang.
5. Kelompok dapat memberikan kepuasan, baik kepuasan yang bersifat jasmaniah, kepuasan psikologis maupun kepuasan sosial.
6. Kelompok dapat memberikan bantuan apabila seseorang sedang mengalami kesulitan.

Daftar Pustaka : Wursanto.Ig 2005.ilmu organisasi.yogya 2005.
halaman : 7-8


Mengapa Teori Organisasi Penting?

1. Organisasi sebagai alat untuk mencapai tujuan.
2. Organisasi sebagai alat untuk melestarikan pengetahuan.
3. Organisasi sebagai sumber karir.



Pengalaman Berorganisasi

Saya pernah mengikuti organisasi sewaktu SD dan SMP. Yang saya ikuti sejak kelas 5 SD adalah paskibra dan pramuka. Dalam organisasi ini saya hanya sebagai anggota aktif, saya mengikuti organisasi pramuka dan paskibra karena ingin belajar disiplin, kerja keras, arti kebersamaan, dan menambah wawasan. Kegiatan yang dilakukan dalam organisasi pramuka adalah pemberian materi yang disampaikan oleh guru pembimbing dan kakak pembimbing. Kita diajarkan sandi morse, kode dengan bendera semaphore, mendirikan tenda, membuat tandu, dan masih banyak lagi.
Dalam paskibra juga banyak kegiatan yang dilakukan, khususnya latihan kekompakan dalam setiap baris-berbaris. Sebelum latihan baris-berbaris selalu ada pengarahan atau materi membuat formasi. Ketika dalam latihan kita harus fokus dan konsentrasi agar latihan baris-berbaris terlihat maksimal. Kita juga diajarkan solidaritas dalam kelompok agar tetap kompak.
Kemudian menginjak SMP saya sempat mengikuti organisasi PMR, walaupun tidak bertahan lama tetapi saya mendapat pelajaran seperi sigap dalam menangani masalah tetapi tidak terburu-buru.
Dari organisasi yang pernah saya ikuti, saya mendapat banyak pengalaman dan pelajaran seperti arti kebersamaan, kekompakan, kerjasama dalam tim, dan kedisiplinan.



Nama: Bibit Nur Atikah
Kelas: 2KA19
NPM: 11112456

Monday, 2 September 2013

I don't understand our relationship.

Sometimes, we're friends.


Sometimes, we're more then friends.


Other times, I'm just a stranger to you.


-damnitstrue-